Perjanjian Roem Roijen

Perjanjian Roem-Roijen (juga dieja Roem-Roeyen) adalah sebuah perjanjian antara Indonesia dengan Belanda yang dimulai pada tanggal 17 April 1949 dan akhirnya ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasi, Mohammad Roem dan Herman van Roijen. Maksud pertemuan ini adalah untuk menyelesaikan beberapa masalah mengenai kemerdekaan Indonesia sebelum Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada tahun yang sama.

Perjanjian ini sangat alot sehingga memerlukan kehadiran Mohammad Hatta dari pengasingan di Bangka, juga Sri Sultan Hamengkubuwono IX dari Yogyakarta untuk mempertegas sikapnya terhadap Pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta, di mana Sultan Hamengku Buwono IX mengatakan “Jogjakarta is de Republiek Indonesie” (Yogyakarta adalah Republik Indonesia). Pada perjanjian ini delegasi Indonesia diwakili oleh Mohammad Roem. Sementara delegasi Belanda diwakili Herman van Roijen.

Kesepakatan

Isi dari perjanjian ini sebenarnya lebih merupakan pernyataan kesediaan berdamai antara kedua belah pihak.
Dalam perjanjian itu, pihak delegasi Republik Indonesia menyatakan kesediaannya untuk:

  1.  Mengeluarkan perintah kepada “pengikut Republik yang bersenjata” untuk menghentikan perang gerilya.
  2.  Bekerjasama mengembalikan perdamaian dan menjaga ketertiban dan keamanan.
  3.  Turut serta dalam KMB di Den Haag, dengan maksud untuk mempercepat penyerahan kedaulatan yang sungguh dan lengkap kepada Negara Indonesia Serikat dengan tidak bersyarat.

Sedangkan pihak delegasi Pemerintah Belanda saat itu menyatakan kesediaannya untuk:

  1.  Menyetujui kembalinya pemerintahan Indonesia ke Yogyakarta.
  2.  Menjamin penghentian gerakan-gerakan militer dan membebaskan semua tahanan politik.
  3.  Tidak akan mendirikan atau mengakui negara-negara yang ada di daerah yang dikuasai oleh Republik Indonesia.
  4.  sebelum 19 Desember 1949, dan tidak akan meluaskan negara atau daerah dengan merugikan Republik.
  5.  Menyetujui adanya Republik Indonesia sebagai bagian dari Negara Indonesia Serikat.
  6.  Berusaha dengan sesungguh-sungguhnya supaya KMB segera diadakan setelah pemerintah Republik kembali ke Yogyakarta.

Pada tanggal 22 Juni, sebuah pertemuan lain diadakan dan menghasilkan keputusan:

  1. Kedaulatan akan diserahkan kepada Indonesia secara utuh dan tanpa syarat sesuai perjanjian Renville pada 8 desember 1947.
  2.  Belanda dan Indonesia akan mendirikan sebuah persekutuan dengan dasar sukarela dan persamaan hak.
  3.  Hindia Belanda akan menyerahkan semua hak, kekuasaan, dan kewajiban kepada Indonesia.

Pasca perjanjian

Pada 6 Juli, Soekarno dan Hatta kembali dari pengasingan ke Yogyakarta, ibu kota sementara Republik Indonesia. Pada 13 Juli, kabinet Hatta mengesahkan perjanjian Roem-van Roijen dan Sjafruddin Prawiranegara yang menjabat presiden Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dari tanggal 22 Desember 1948 menyerahkan kembali mandatnya kepada Soekarno dan secara resmi mengakhiri keberadaan PDRI pada tanggal 13 Juli 1949.

Pada 3 Agustus, gencatan senjata antara Belanda dan Indonesia dimulai di Jawa (11 Agustus) dan Sumatra (15 Agustus). Konferensi Meja Bundar mencapai persetujuan tentang semua masalah dalam agenda pertemuan, kecuali masalah Papua Belanda.

Perundingan Linggarjati

Perundingan Linggarjati atau Perundingan kuningan adalah suatu perundingan antara Indonesia dan Belanda di Linggarjati kuningan, Jawa Barat. Yang menghasilkan persetujuan mengenai status kemerdekaan Indonesia. Hasil perundingan ini ditandatangani di Istana Merdeka Jakarta pada 15 November 1946 dan ditandatangani secara sah oleh kedua negara pada 25 Maret 1947.

Latar Belakang

Masuknya AFNEI yang diboncengi NICA ke Indonesia karena Jepang menetapkan ‘status quo’ di Indonesia menyebabkan terjadinya konflik antara Indonesia dengan Belanda, seperti contohnya peristiwa 10 November, selain itu pemerintah Inggris menjadi penanggung jawab untuk menyelesaikan konflik politik dan militer di Asia.

Pada awalnya, Indonesia dan Belanda diajak untuk berunding di Hoge Veluwe yang akan dilaksanakan pada tanggal 14-15 April 1946, tetapi perundingan tersebut gagal karena Indonesia meminta Belanda mengakui kedaulatannya atas Jawa, Sumatra dan Madura, tetapi Belanda hanya mau mengakui Indonesia atas Jawa dan Madura saja.

Jalannya perundingan

Setelah pemilihan umum Belanda pada tahun 1946, koalisi pemerintahan yang baru terbentuk memutuskan untuk mendirikan “Komisi Jenderal” untuk memulai negosiasi dengan Indonesia. Pemimpin dari komisi ini adalah Wim Schermerhorn.

Tujuan didirkannya komisi ini adalah untuk mengatur konstitusi Hindia Belanda pada pasca-Perang Dunia II tanpa memerdekakan koloninya. Dalam perundingan ini, Wim Schermerhorn beserta komisinya dan Hubertus van Mook mewakili Belanda, sementara Soetan Sjahrir mewakili Indonesia, dan Lord Killearn dari Inggris bertindak sebagai mediator dalam perundingan ini.

Hasil perundingan

Hasil perundingan tersebut menghasilkan 17 pasal yang antara lain berisi:

  1.  Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera,dan Madura.
  2.  Belanda harus meninggalkan wilayah RI paling lambat tanggal 1 Januari 1949.
  3.  Pihak Belanda dan Indonesia sepakat membentuk negara Republik Indonesia Serikat (RIS).
  4. Dalam bentuk RIS Indonesia harus tergabung dalam Persemakmuran Indonesia-Belanda dengan mahkota negeri Belanda sebagai kepala uni.

Mengenai RIS sendiri, Soekarno menerima kompromi tersebut untuk menghindari perlawanan terhadap Belanda yang sulit dan pemahamannya mengenai sistem republik, maka ia dapat memimpin RIS yang mayoritasnya penduduk Indonesia. Sementara Komisi Jenderal juga menerima kompromi tersebut karena kemungkinan perang dapat dihindari dan hubungan Belanda dengan Indonesia dapat berlanjut. https://www.fest-fair.com/

Lahirnya pancasila

Sejarah Singkat Hari Lahir Pancasila

Kelahiran Pancasila ada kaitannya dengan berkecamuknya perang dunia kedua pada medio 40an. Saat itu, Belanda yang sudah sekian tahun bercokol di Indonesia dipaksa angkat kaki dari Indonesia oleh Jepang. Jepang yang sebelumnya telah menduduki negara-negara Asia lain akhirnya sampai juga di Indonesia. Pasca diusirnya Belanda, Jepang mulai membuat berbagai kebijakan yang salah satu tujuannya adalah supaya mereka dapat memenangkan perang melawan pihak sekutu. Terlebih lagi mereka telah memulai peperangan dengan Amerika Serikat yang artinya mereka sedang berhadapan dengan lawan tangguh.

Karenanya, Jepang membutuhkan berbagai cara dan upaya. Perjuangan yang dilakukan Jepang akhirnya berujung pada kekalahan. Di tengah situasi yang semakin tidak menentu itulah Jepang mulai menjanjikan kemerdekaan kepada Indonesia. Sebagai langkah konkret dari janji tersebut, dibentuklah Dokuritsu Junbi Cosakai atau juga dikenal sebagai Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Badan inilah salah satu badan yang berperan penting dalam sejarah singkat hari lahir Pancasila.

Rapat BPUPKI

BPUPKI dibentuk dengan tujuan untuk menyelidiki hal-hal penting berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia sekaligus menyiapkan rencana kemerdekaan juga. Dalam menjalankan perannya, BPUPKI menggelar rapat atau sidang sebanyak beberapa kali (2 kali sidang besar tepatnya). Pada sidang pertamanya yang berlangsung dari tangga 29 sampai 1 Juni 1945, salah satu agenda yang dibahas adalah perihal dasar negara Indonesia.

Dalam persidangan itulah, Pancasila yang pertama kali diusulkan oleh Ir. Soekarno dirumuskan oleh para bapak bangsa. Tentunya usulan Soekarno tidaklah serta merta begitu saja diterima oleh para peserta sidang. Terdapat perbedaan pandangan antara beberapa pihak. Perbedaan pendapat tidak hanya dalam hal dasar negara melainkan juga dalam hal bentuk negara dan hal-hal krusial lainnya.

Disahkan Oleh PPKI

Pancasila akhirnya baru benar-benar disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 atau sehari setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia oleh PPKI. Pancasila yang disahkan pada hari tersebut lah yang isinya kita kenal sekarang yaitu dengan direvisinya sila pertama menjadi ‘Ketuhanan yang Maha Esa’ oleh sebab satu dan lain hal. Demikianlah sejarah singkat lahirnya sebuah dasar negara yang memiliki nama “PANCASILA”. Semoga dengan adanya peringatan setiap tahun dapat mengenalkan ke generasi bangsa bahwa Pancasila memiliki peran penting di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ini bunyi Pancasila, yakni:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

Yang dimaksud dengan “Sumpah Pemuda” adalah keputusan Kongres Pemuda Kedua yang diselenggarakan dua hari 27—28 Oktober 1928 di Batavia (kini bernama Jakarta). Keputusan ini menegaskan cita-cita akan tanah air Indonesia, bangsa Indonesia, dan bahasa Indonesia. Keputusan ini juga diharapkan menjadi asas bagi setiap “perkumpulan kebangsaan Indonesia” dan agar “disiarkan dalam berbagai surat kabar dan dibacakan di muka rapat perkumpulan-perkumpulan”.

Istilah “Sumpah Pemuda” sendiri tidak muncul dalam putusan kongres tersebut, melainkan diberikan setelahnya. Berikut ini adalah bunyi tiga keputusan kongres tersebut sebagaimana tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda. Naskah orisinil diabadikan menggunakan ejaan Van Ophuijsen.

Rumusan Kongres

Rumusan Kongres Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada secarik kertas yang disodorkan kepada Soegondo ketika Mr. Sunario tengah berpidato pada sesi terakhir kongres (sebagai utusan kepanduan) sambil berbisik kepada Soegondo: Ik heb een eleganter formulering voor de resolutie (Saya mempunyai suatu formulasi yang lebih elegan untuk keputusan Kongres ini) yang kemudian Soegondo membubuhi paraf setuju pada secarik kertas tersebut, kemudian diteruskan kepada yang lain untuk paraf setuju juga. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Isi dan Makna Sumpah Pemuda

Pertama:
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.

Kedua:
Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Ketiga:
Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Universitas Tsukuba

Universitas Tsukuba menelusuri akarnya kembali ke sekolah pelatihan guru yang dibuka pada tahun 1872. Ini diikuti dengan pembukaan Universitas Pendidikan Tokyo pada tahun 1949, dan pada tahun 1973 universitas tersebut dipindahkan dan mengambil nama saat ini, didirikan kembali dengan tujuan membangun komunitas akademik yang tersebar di seluruh Jepang dan di seluruh dunia.

Jigoro Kano, yang dikenal sebagai pendiri Judo, menjabat sebagai kepala Sekolah Normal Tinggi dan Sekolah Normal Tinggi Tokyo, yang merupakan pendahulu Universitas Tsukuba, selama 25 tahun. Dia menganjurkan filosofi “Efisiensi Maksimum dengan Usaha Minimum” dan “Kesejahteraan dan Manfaat Bersama”, serta berbagai inisiatif pendidikan seperti mewujudkan pertumbuhan pribadi melalui praktik Judo, perluasan pendidikan sekolah di seluruh Jepang, asupan aktif internasional siswa, dan perkembangan pendidikan olahraga di Jepang. Visi Dr. Kano tidak hanya mengungkapkan rencana pendidikan bagi mahasiswanya, tetapi juga model pendidikan bagi universitas pada umumnya untuk mengembangkan bakat mahasiswa dan membawa Jepang menjadi terkenal di panggung global.

University of Tsukuba termasuk di antara alumninya, baik Peraih Nobel maupun peraih medali emas Olimpiade. Pemenang Nobel termasuk mantan Presiden universitas Dr. Shin-Itiro Tomonaga dan mantan Presiden Universitas Tsukuba Dr. Leo Esaki (pemenang Hadiah Nobel Fisika) dan Profesor Emeritus Dr. Hideki Shirakawa (pemenang Hadiah Nobel Kimia ). Dalam Pertandingan Olimpiade, Sawao Kato (seorang profesor emeritus Universitas) memenangkan dua belas medali Olimpiade termasuk delapan medali emas antara tahun 1968 dan 1976 dalam senam artistik.

Dalam beberapa tahun terakhir, Ayumi Tanimoto memenangkan medali emas di Judo di dua Olimpiade berturut-turut. Mereka yang terkait dengan Tsukuba telah memenangkan total enam puluh tiga medali di Olimpiade.
University of Tsukuba akan terus berusaha untuk tetap terdepan dalam masyarakat modern kita yang selalu berubah, mengembangkan kapasitas pendidikan dan penelitian baru serta operasi organisasi yang sangat mudah beradaptasi, beragam, dan berpikiran global.

Fakultas dan Program Studi

1. Jenjang Sarjana
2. Master
3. Doktoral

Program Kerjasama Antar Negara

1. Double Degree
2. Campus in Campus
3. International Students
4. Overseas Partner Universities

WASEDA UNIVERSITY

Waseda University adalah satu-satunya universitas swasta yang masuk dalam 10 besar terbaik di Jepang. Enam fakultasnya menawarkan program-program S1 dan S2 dalam bahasa Inggris. Uiversitas ini menawarkan beasiswa dan layanan dukungan yang lengkap bagi mahasiswa internasional.

Universitas Waseda (Waseda Daigaku atau disingkat Soudai) adalah universitas swasta Jepang yang terletak di daerah Shinjuku, Tokyo. Waseda merupakan satu dari dua universitas swasta paling prestisius di Jepang, selain Universitas Keio, yang bersaing ketat dengan dua universitas negeri terbaik seperti Universitas Tokyo dan Universitas Kyoto. Waseda terletak di daerah Shinjuku di Tokyo.

Waseda terkenal dengan kalimat liberalnya yang disimbolkan dengan mottonya “Independence of Learning” atau “Kebebasan Belajar”. Didirikan oleh seorang samurai terpelajar bernama Okuma Shigenobu pada 1882, Waseda menjadi universitas penuh pada 1902. Hampir sebagian besar dari kampusnya hancur oleh serangan bom pada masa Perang Dunia II namun dibangun dan dibuka kembali pada 1949.

Universitas Waseda dikenal sebagai tempat lahirnya banyak politisi Jepang. Tujuh perdana menteri Jepang pasca-perang adalah lulusan Waseda: Tanzan Ishibashi (1956 – 1957), Noboru Takeshita (1987 – 1989), Toshiki Kaifu (1989 – 1991), Keizo Obuchi (1998-2000), Yoshiro Mori (2000-2001), Yasuo Fukuda (2007-2008), dan Fumio Kishida (2021-sekarang).

Batas akademik

kuma sudah lama ingin membuat topi akademik yang begitu khas sehingga seseorang yang memakai topi akan segera diidentifikasi sebagai siswa Waseda. Kepala penjahit Takashimaya, Yashichiro, dipanggil untuk mendesain topi dalam tiga hari. Setiap tutup persegi dicap di bagian dalam dengan nama siswa, departemennya, stempel sekolah dan legenda, “Ini menyatakan bahwa pemiliknya adalah siswa Waseda”. Dengan demikian, topi berfungsi sebagai bentuk identifikasi, dan secara efektif merupakan simbol status. Tutupnya, dengan lencana jalinan emasnya, terdaftar sebagai merek dagang. Judi slot

ulang tahun ke 125

Universitas Waseda Pada tanggal 21 Oktober 2007, Universitas Waseda merayakan hari jadinya yang ke-125. kuma sering berbicara tentang teori “125 tahun kehidupan”: “Umur hidup manusia bisa mencapai 125 tahun. Dia akan bisa menjalani umur alaminya selama dia menjaga kesehatannya dengan baik”, karena “para ahli fisiologi mengatakan bahwa setiap hewan memiliki kemampuan untuk hidup lima kali lebih lama dari masa pertumbuhannya.

Karena seorang pria dikatakan membutuhkan sekitar 25 tahun untuk menjadi dewasa sepenuhnya, maka ia dapat hidup hingga usia 125 tahun.” Teori yang dikemukakan oleh kuma ini sangat populer dan sering disebut di media pada saat itu. Dalam acara peringatan yang berkaitan dengan Universitas Waseda dan kuma, angka 125 diberi arti khusus, karena menandai zaman penting. Menara Auditorium kuma, yang selesai dibangun pada ulang tahun ke-45 universitas, memiliki tinggi 125 shaku, atau sekitar 38 m.

Pada tahun 1963, ada juga acara untuk memperingati 125 tahun kelahiran kuma Shigenobu. kuma, yang dua kali menjabat sebagai perdana menteri Jepang, mengorganisir kabinet keduanya ketika dia berusia 77 tahun dan meninggal ketika dia berusia 83 tahun. Dia berkata, “Saya berharap saya telah memahami teori ‘125 tahun kehidupan’ ini 30 tahun sebelumnya”. Dia, bagaimanapun, menjalani kehidupan biasa, dan hidup cukup lama dibandingkan dengan orang Jepang lainnya pada saat itu.

Fakultas

BA in Political Science
BA in Economics
BCom in Accounting
BCom in Finance & Insurance
BCom in Marketing & International Business
BCom in Management
Bachelor of Psychology
Bachelor of Sociology
Bachelor of Japanese Studies
Bachelor of Theatre & Film Art

OSAKA UNIVERSITY

Osaka University adalah salah satu anggota dari Tujuh Universitas Nasional di Jepang yang berhasil masuk daftar ini. Universitas ini memiliki lima institut penelitian dan dosen-dosen ternama. Dua program S1 disampaikan dalam bahasa Inggris, dan untuk jenjang S2 tersedia lima program kuliah dalam bahasa Inggris. Kampus-kampusnya terletak di Suita, Toyonaka, dan Mino. Universitas ini juga menawarkan beasiswa dan pembebasan biaya kuliah bagi mahasiswa internasional yang memenuhi syarat.

Sejarah

Tradisi akademik universitas menjangkau kembali ke Kaitokudō, sekolah periode Edo untuk warga lokal yang didirikan pada tahun 1724, dan Tekijuku, sekolah Rangaku untuk samurai yang didirikan oleh Ogata Kōan pada tahun 1838. Semangat program humaniora universitas diyakini berakar erat dalam sejarah Kaitokudo, sedangkan ilmu alam dan ilmu terapan didasarkan pada tradisi Tekijuku. Universitas Osaka menelusuri asal-usul modernnya sejak berdirinya Sekolah Kedokteran Prefektur Osaka di pusat kota Kota Osaka pada tahun 1869.

Sekolah tersebut kemudian ditunjuk sebagai Sekolah Tinggi Kedokteran Prefektur Osaka dengan status universitas oleh Peraturan Universitas (Peraturan Kekaisaran No. 388) pada tahun 1919. College bergabung dengan College of Science yang baru didirikan untuk membentuk Osaka Imperial University pada tahun 1931. Osaka Imperial University adalah universitas kekaisaran keenam di Jepang. Osaka Technical College didirikan untuk membentuk Sekolah Teknik dua tahun kemudian. Seluruh universitas berganti nama menjadi Universitas Osaka pada tahun 1947.

Setelah bergabung dengan Naniwa High School dan Osaka High School sebagai akibat dari reformasi sistem pendidikan pemerintah pada tahun 1949, Universitas Osaka memulai era pascaperang dengan lima fakultas: Sains, Kedokteran, Teknik, Sastra, dan Hukum. Sejak saat itu fakultas dan lembaga penelitian baru telah didirikan, termasuk Sekolah Ilmu Teknik Jepang pertama dan Sekolah Ilmu Pengetahuan Manusia, yang mencakup minat penelitian lintas disiplin seperti psikologi, sosiologi, dan pendidikan. Dibangun di atas fakultas yang ada, sepuluh sekolah pascasarjana didirikan sebagai bagian dari program reformasi sistem pendidikan pemerintah pada tahun 1953. Dua fakultas pascasarjana ditambahkan pada tahun 1994.

Pada tahun 1993, Rumah Sakit Universitas Osaka dipindahkan dari kampus Nakanoshima di pusat kota Osaka ke kampus Suita, menyelesaikan pelaksanaan rencana universitas untuk mengintegrasikan fasilitas yang tersebar ke dalam kampus Suita dan Toyonaka. Pada bulan Oktober 2007, penggabungan antara Universitas Osaka dan Universitas Studi Asing Osaka di Minoh selesai. Penggabungan tersebut menjadikan Osaka University sebagai salah satu dari dua universitas nasional di negara tersebut yang memiliki School of Foreign Studies, bersama dengan Tokyo University of Foreign Studies. Penggabungan tersebut juga menjadikan Osaka University sebagai universitas nasional terbesar di Jepang.

Fakultas

Letters
Human Sciences
Law
Economics
Science
Medicine
Dentistry
Pharmaceutical Sciences
Engineering
Engineering Science
Foreign Studies
International College

TOKYO INSTITUTE OF TECHNOLOGY

Tokyo Institute of Technology (Tokyo Tech) adalah universitas negeri yang telah berusia lebih dari 130 tahun. Universitas ini memiliki sekitar 1,200 mahasiswa internasional. Universitas yang memiliki 3 kampus ini juga menawarkan satu program S1, dan beberapa program S2 dan S3 dalam bahasa Inggris. Selain menyediakan beasiswa, Tokyo Tech juga menyediakan layanan dukungan yang lengkap bagi mahasiswa.

Sejarah

Yayasan dan tahun-tahun awal (1881–1922)
Institut Teknologi Tokyo didirikan oleh pemerintah Jepang sebagai Sekolah Kejuruan Tokyo pada tanggal 26 Mei 1881, 14 tahun setelah Restorasi Meiji. Untuk mengejar ketertinggalan cepat ke Barat, pemerintah mengharapkan sekolah ini untuk menumbuhkan pengrajin dan insinyur modern yang baru. Pada tahun 1890, namanya diubah menjadi Tokyo Technical School. Pada tahun 1901, berubah nama menjadi Tokyo Higher Technical School.

Gempa bumi besar Kant dan Perang Dunia II (1923–1945)
Pada hari-hari awal, sekolah itu terletak di Kuramae, wilayah timur Wilayah Tokyo Raya, di mana banyak bengkel pengrajin telah berdiri sejak era Shogun lama. Bangunan-bangunan di kampus Kuramae dihancurkan oleh gempa bumi Great Kant pada tahun 1923. Pada tahun berikutnya, Sekolah Teknik Tinggi Tokyo pindah dari Kuramae ke lokasi yang sekarang di Ookayama, pinggiran selatan Area Tokyo Raya.

Pada tahun 1929, sekolah tersebut menjadi Universitas Teknik Tokyo, kemudian berganti nama menjadi Institut Teknologi Tokyo sekitar tahun 1946 memperoleh status universitas nasional, yang memungkinkan universitas untuk memberikan gelar. Universitas memiliki Laboratorium Penelitian Bahan Bangunan pada tahun 1934, dan lima tahun kemudian, Laboratorium Penelitian Pemanfaatan Sumber Daya dan Laboratorium Penelitian Mesin Presisi dibangun. Laboratorium Penelitian Industri Keramik dibuat pada tahun 1943, dan satu tahun sebelum Perang Dunia II berakhir, didirikanlah Laboratorium Penelitian Ilmu Bahan Bakar dan Laboratorium Penelitian Elektronika.

Era Pasca Perang (1946–sekarang)
Setelah Perang Dunia II, sistem pendidikan baru diumumkan pada tahun 1949 dengan Undang-Undang Pendirian Sekolah Nasional, dan Institut Teknologi Tokyo direorganisasi. Banyak kursus tiga tahun diubah menjadi kursus empat tahun dengan dimulainya School of Engineering tahun ini. Universitas memulai program pascasarjana di bidang teknik pada tahun 1953.

Pada tahun berikutnya, enam laboratorium penelitian diintegrasikan dan ditata ulang menjadi empat laboratorium baru Laboratorium Penelitian Bahan Bangunan, Laboratorium Penelitian Pemanfaatan Sumber Daya, Laboratorium Presisi dan Intelijen dan Laboratorium Penelitian Industri Keramik, dan Fakultas Teknik berganti nama menjadi Fakultas Sains dan Teknik.

Fakultas

1. Pendidikan Sains
2. Ilmu Teknik
3. Pendidikan Material dan Teknologi Kimia
4. Ilmu Komputasi
5. Ilmu Kehidupan dan Teknologi
6. Lingkungan dan Masyarakat

Ecole Polytechnique Federale de Lausane

Kembali ke Swiss, Ecole Polytechnique Federal de Lausane atau EFPL menduduki peringkat ketujuh kampus terbaik di daratan Eropa. Institut teknologi ini sering dijuluki sebagai kembaran dari ETH Zurich. EFPL berlokasi di negara bagian Swiss yang berbahasa Prancis. Sebagai sebuah perguruan tinggi yang fokus pada teknologi modern, gedung kampus EFPL berwujud unik. Bentuknya seperti lempengan yang bergelombang, bagian atasnya difungsikan sebagai penangkap sel surya.

Ecole Polytechnique Federale de Lausanne (EPFL) adalah salah satu Insititusi Teknologi Negara di Swiss. EPFL menawarkan 13 program studi sarjana dan pascasarjana yang mencakup bidang seperti Ilmu Dasar, Teknik, Ilmu Kehidupan, Arsitektur, Konstruksi, dan Lingkungan. Akar EPFL modern dapat ditelusuri kembali ke pendirian sekolah swasta dengan nama cole speciale de Lausanne pada tahun 1853 atas prakarsa Lois Rivier, lulusan cole Centrale Paris dan John Gay, profesor dan rektor saat itu. dari Academie de Lausanne. Pada awalnya hanya memiliki 11 siswa dan kantor berlokasi di Rue du Valentin di Lausanne.

Pada tahun 1869, menjadi departemen teknis Academie de Lausanne publik. Ketika Academie direorganisasi dan memperoleh status universitas pada tahun 1890, fakultas teknik berubah nama menjadi cole d’ingenieurs de l’Universite de Lausanne. Pada tahun 1946, namanya diubah menjadi cole polytechnique de l’Université de Lausanne (EPUL). Pada tahun 1969, EPUL dipisahkan dari Universitas Lausanne lainnya dan menjadi institut federal dengan nama saat ini. EPFL, seperti ETH Zurich, dengan demikian dikendalikan langsung oleh pemerintah federal Swiss.

Sebaliknya, semua universitas lain di Swiss dikendalikan oleh pemerintah kanton masing-masing. Menyusul pencalonan Patrick Aebischer sebagai presiden pada tahun 2000, EPFL mulai berkembang ke bidang ilmu kehidupan. Ini diserap Institut Swiss untuk Penelitian Kanker Eksperimental (ISREC) pada tahun 2008.

Pada tahun 1946, ada 360 siswa. Pada tahun 1969, EPFL memiliki 1.400 mahasiswa dan 55 profesor. Dalam dua dekade terakhir universitas telah berkembang pesat dan pada 2012 sekitar 14.000 orang belajar atau bekerja di kampus, sekitar 9.300 di antaranya adalah mahasiswa Sarjana, Magister atau PhD. Lingkungan di EPFL modern sangat internasional dengan sekolah yang menarik siswa dan peneliti dari seluruh dunia. Lebih dari 125 negara diwakili di kampus dan universitas memiliki dua bahasa resmi, Prancis dan Inggris.

Fakultas

BSc Computer Science
BEng Enviromental Engineering
BEng Civil Engineering
BSc Mathematics
BSc Physics
MSc Bioengineering
Master’s Degree Architecture
Msc Computer Science
MSc FInancial Engineering
MSc Mathematics

The University of Edinburgh

The University of Edinburgh dengan gedung megah berarsitektur khas Eropa klasik menempati peringkat keenam kampus terbaik di Eropa. Berdiri sejak pertengahan abad ke-16, The University of Edinburgh dijuluki sebagai Athena di Tanah Utara. Kampus ini berperan besar dalam dunia pendidikan pada Abad Pencerahan. Sejumlah alumni tersohor yang lahir dari The University of Edinburgh adalah fisikawan James C. Maxwell, filsuf David Hume, hingga pencetus Teori Evolusi Charles Darwin.

Universitas ini melekat dengan kota Edinburgh. Banyak bangunan di Kota Tua Edinburgh yang merupakan bangunan universitas. Edinburgh setiap tahunnya menerima sekitar 47.000 pendaftar, sehingga menjadikannya universitas paling populer ketiga di Britania Raya berdasarkan volume pendaftar. Seleksi masuknya sangat kompetitif; berdasarkan seleksi sebelumnya, kemungkinan masuknya adalah satu tempat per dua belas pendaftar.

Universitas ini dianggap sebagai salah satu universitas paling prestisius di dunia. Universitas ini merupakan universitas terbaik ke-6 di Eropa berdasarkan 2011 QS, terbaik ke-7 di Eropa berdasarkan Times Higher Education Ranking dan merupakan yang terbaik ke-17 di dunia berdasarkan peringkat QS 2015. Universitas Edinburgh memainkan peranan penting dalam menjadikan Edinburgh sebagai salah satu pusat intelektual selama Abad Pencerahan, dan membuatnya dijuluki Athena di utara.

Lulusan universitas ini meliputi berbagai tokoh dalam sejarah modern, seperti pencetus teori evolusi Charles Darwin, fisikawan James Clerk Maxwell, filsuf David Hume, matematikawan Thomas Bayes, Perdana Menteri Britania Raya Gordon Brown, pelopor sterilisasi Joseph Lister, penandatangan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat John Witherspoon dan Benjamin Rush, penemu Alexander Graham Bell, presiden pertama Tanzania Julius Nyerere, serta pengarang terkenal seperti Sir Arthur Conan Doyle, Robert Louis Stevenson, J.M. Barrie dan Sir Walter Scott. Di universitas ini juga terdapat 15 pemenang Hadiah Nobel, 1 pemenang Hadiah Abel, beberapa pemenang Penghargaan Turing, serta beberapa peraih medali emas dalam ajang olimpiade.

Fakultas

Fakultas Medicine and Veterinary Medicine
Jurusan Anatomy and Development
Jurusan Biomedical Informatics
Jurusan Infectious Diseases
Jurusan Medical Sciences
Jurusan Neurosciences
Jurusan Pharmacology
Jurusan Reproductive Biology
Fakultas Arts, Humanities, and Social Sciences
Jurusan Acoustic and Music Technology
Jurusan Animation
Jurusan Arts
Jurusan Applied Sport Sciences
Jurusan Architecture